BREAKING NEWS
Pemerintah Umumkan Kebijakan Ekonomi Baru Fokus UMKM
Gempa Magnitudo 5.8 Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami
Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia
Soppeng

Dorong Perempuan Soppeng Lebih Mandiri, Wagup Sulsel Serahkan 40 Mesin Jahit

10 Aug 2026, 12:59 WIB 6 views
Dorong Perempuan Soppeng Lebih Mandiri, Wagup Sulsel Serahkan 40 Mesin Jahit
Pesan Sponsor
HUT  PP  IWO KE 14 TAHUN 2026

SOPPENG - Upaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Di Kabupaten Soppeng, sebanyak 40 perempuan peserta pelatihan keterampilan mendapat dukungan peralatan untuk mengembangkan keterampilan menjahit yang telah mereka pelajari.

Dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan 20 mesin jahit dan 20 mesin obras oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi dalam kegiatan Piloting Ruang Bersama Indonesia berupa peningkatan kapasitas dan keterampilan bagi perempuan di Kabupaten Soppeng, Senin (10/8/2026).

Sebanyak 40 peserta yang menerima manfaat program tersebut berasal dari dua wilayah, yakni 20 perempuan dari Kelurahan Jennae dan 20 perempuan dari Desa Ganra.

Penyerahan peralatan itu tidak sekadar menjadi simbol dukungan pemerintah, tetapi diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk membawa keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ke kegiatan produktif yang bernilai ekonomi.

Fatmawati Rusdi meminta para peserta memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan menjadikannya sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas serta membantu perekonomian keluarga.

“Perempuan harus berdaya dan mandiri, minimal membantu ekonomi keluarga. Alat ini dimanfaatkan sebaik-baiknya agar produktif, jangan sampai dijual,” ujar Fatmawati.

Pernyataan tersebut sontak disambut tawa para hadirin, namun pesan yang disampaikan Fatmawati menjadi penegasan bahwa bantuan pemerintah harus benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi penerimanya.

Menurutnya, pemberian mesin jahit dan mesin obras harus berjalan beriringan dengan peningkatan keterampilan. Peralatan tersebut diharapkan digunakan untuk menghasilkan produk, mengembangkan kreativitas, hingga membuka peluang usaha secara bertahap.

Pemberdayaan perempuan, kata Fatmawati, tidak berhenti pada kemampuan mengikuti pelatihan. Lebih jauh, keterampilan yang dimiliki harus mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti pelatihan menjahit yang memadukan pembelajaran teori dengan praktik. Mereka diperkenalkan dengan peralatan menjahit hingga praktik mengolah kain menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan menjadi produk ekonomi.

Dengan adanya bantuan 20 mesin jahit dan 20 mesin obras, peserta kini memiliki sarana untuk melanjutkan praktik secara mandiri sekaligus mengasah kemampuan mereka setelah pelatihan berakhir.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong perempuan agar memiliki keterampilan produktif, meningkatkan kemandirian, serta mengambil peran dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Fatmawati dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes., dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Nursidah, S.ST., M.M.

Turut hadir Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Pj. Sekretaris Daerah Soppeng H. Andi Haeruddin, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Hj. Suarni Suwardi, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng Hj. Andi Husniati, S.Sos., M.M., serta Camat Liliriaja dan Camat Lalabata.

Pesan Sponsor
HUT PD IWO SOPPENG  SEKRETARIAT : JL.PEMUDA 114